Selasa, 25 Desember 2012

curcol ku .. hhhaaa :D


setiap hari tak pernah lekang dengan kata-kata cinta dan cinta selalu saja menjadi topik menarik untuk dibicarakan oleh siapa saja, bahkan cinta bisa menyatukan sesuatu yang terpisah tetapi juga bisa menghancurkan sesuatu yang sudah menyatu menjadi pecah belah.
Selama ini aku selalu percaya, bahwa cinta adalah hal terkuat yang bisa membuat manusia berubah dalam waktu yang singkat. Dan mungkin aku salah satunya, karena cinta aku selalu tersenyum, tertawa, menangis secara tiba-tiba, dan kadang aku seperti anak kecil yang selalu ingin diperhatikan.
Kalian pernah ga ngerasain suka sama orang dan ga pernah punya keberanian buat mendekati dirinya atau mengungkapkan perasaan yang kalian rasakan ? Dan yang paling menyedihkan lagi, kalian sama sekali ga punya kesempatan buat dekat dengan dirinya. Kalian hanya bisa mengagumi dirinya dalam diam, hanya bisa menatapnya dari jauh dan terkadang merasa iri dengan orang-orang yang ada disekitarnya dan orang-orang yang bisa dekat dengannya, bahkan terkadang kita mempunyai pikiran untuk menyingkirkan mereka supaya hanya kalian yang bisa dekat dengan dirinya. Tetapi apa daya kalian tak mempunyai keberanian untuk dekat dengan dirinya.
Dan inilah yang aku rasakan, aku mencintai seorang pria yang selama ini aku idam-idamkan, seorang pria yang telah mampu membuat aku tak bisa tidur semalaman karna memikirkan dirinya, yang membuatku selalu berimajinasi dan selalu bermimpi tentang cinta yang indah. Tetapi aku tak pernah punya keberanian untuk mendekati dirinya, bahkan berbicara pada dirinya pun aku juga tak berani, nyaliku sedikit tetapi keinginan diriku untuk memilikinya lebih besar.
3 tahun waktu yang cukup lama dan aku masih memendam perasaan ini, perasaan yang selalu menyiksa diriku. “aku sayang dan mencintai kamu” itulah kata yang ingin aku ucapkan ketika aku teringat akan dirinya. Terkadang aku merasa lelah dengan semua ini, ingin rasanya aku membunuh perasaan ini. Aku selalu mencoba mencari cinta yang lain tapi hanya dirimu yang selalu ada di dalam hati dan pikiran ini, apakah dirimu tak bisa merasakan hal itu ??
Namamu selalu memenuhi tiap lembar buku diaryku, bahkan hari-hariku dan tak pernah sedetikpun aku bisa berhenti memikirkan dirimu, sedangkan orang yang aku pikirkan belum tentu memikirkan aku, mungkin dia tak pernah mau tau tentang perasaanku. Aku benci pada diriku sendiri yang tak pernah punya keberanian untuk mengungkapkan apa yang aku rasa. Perasaan ini yang selalu menyiksaku yang menimbulkan sesak didadaku. Entah sampai kapan aku bisa bertahan dalam keadaan seperti ini. Mungkin benar apa kata orang bahwa cinta tak harus memiliki. Tetapi diriku juga tak bisa membohongi perasaanku sendiri bahwa aku sangat menginginkan dirinya.
Sakit memang ketika mencintai seseorang tapi tak bisa memiliki dirinya. Aku tak pernah menginginkan untuk mencintai dirinya. Rasa cintaku adalah anugrah dari yang kuasa, bahkan aku tak pernah tau kapan aku mulai mencintai dirinya dan kenapa aku bisa mencintai dirinya, karena cinta tak mengenal apa, mengapa, kapan, dimana, dan bagaimana. Semua itu mengalir begitu saja seperti air dan yang aku tahu sampai detik ini aku masih mencintai dirinya. Dan jika aku tak pernah bisa bersamanya ataupun tak bisa memilikinya mungkin itu sudah takdirku dan mungkin dia bukan jodohku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar