Kamis, 05 Desember 2013

Air mata ini tak lagi untuk mu..



Untuk kamu mr. Y, seseorang yang tak lagi bisa kumiliki, seseorang yang selalu aku rindukan.

Semuanya udah cukup sampai disini, rasa sakit yang aku rasakan saat mengingatmu dan perjuangan aku buat mempertahanin semua harus aku akhiri sampai disini. Aku menyerah untuk mencintai dan menyayangimu.
Kamu yang dengan kekuatanmu mampu membuat aku sakit, kamu yang dengan kekuatanmu menghancurkan diriku, Kamu yang dengan kekuatanmu mengecewakan aku, kamu yang dengan kekuatanmu selalu mempermainkan perasaanku. Belum puas kamu menyakiti aku ? belum puas kamu melihat aku menangis sayang?
Aku berjuang untukmu, aku meninggalkan keinginan orang yang menyayangi diriku demi kamu [tapi itu dulu], sekarang [maaf sayang] aku tak bisa melihat kebelakang lagi, aku tak bisa lagi mempertahankan kamu, aku tak bisa lagi memperjuangin kamu, biarlah kenangan ‘kita’ terhapus oleh waktu karena aku tak bisa menjaga kenangan itu lagi. sekarang aku ingin berjuang buat masa depan aku, aku ingin berjuang buat kebahagiaan aku, buat orang-orang yang aku sayang, buat orang-orang yang menyayangi dan mencintaiku.
Jika kamu bertanya tentang janji ‘kita’, aku akan jawab aku menyerah. Selama ini aku selalu nepatin janji ‘kita’ tapi kamu acuh dan tak peduli tentang janji ‘kita’. Kamu pura-pura tuli ketika aku membahas semua itu. Kamu sok sibuk! Jadi sekarang lebih kita berjuang untuk masing-masing kebahagiaan kita. Aku berdo’a untuk semua kebahagiaan kamu, untuk semua cita-cita kamu, untuk semua impian kamu sayang. semoga kamu menemukan seseorang yang lebih segalanya dari aku. Hanya satu pintaku, ketika kamu tlah bersama wanita lain aku mohon jangan bawa mimpi ‘kita’ ke-hubungan kalian. Biarlah mimpi ‘kita’ menjadi kenangan yang tak diketahui orang lain selain kita. Selamat tinggal, sampai berjumpa dikehidupan yang berbeda.

Dari wanita yang selama ini berjuang untukmu, wanita yang selama ini selalu kamu sakiti, dari wanita yang sampai sekarang ‘sesungguhnya’ masih menyayangi dirimu.

Gerimis Malam




Heii si hitam manis dengan senyum termanis :) apa kabar kamu sayang ? sehatkah kamu sekarang? Bahagiakah kamu sekarang? Tiba-tiba malam ini aku mengingatmu dan merindukanmu. Aku ingat kenangan konyol kita waktu gerimis turun dimalam hari sayang.
Aku masih ingat ketika Malam itu kamu  maksa aku buat nemenin kamu makan, padahal kamu tau kalau aku baru aja pulang dari kampus masih capek, kamu juga tau kalau aku juga udah kenyang tapi kamu tetep aja ngotot dengan alasan kamu belum makan, kamu juga bilang ini kenangan terakhir kita sebelum kamu pergi.
Aku ingat ketika kita berdua keliling kota klaten seperti orang konyol, kita ketawa kecicikan ditengah jalan, mondar-mandir dijalan yang sama sampai orang pada ngeliatin, padahal waktu itu pukul 21.30 WIB (tempat makan mana coba yang masih buka, kecuali angkringan) semua itu cuma 'demi' nyari makan kesukaan kamu. Aku juga ingat waktu pertama kali kita kenalan lewat teman dekatku, aku ingat kita ngobrol diteras rumah, aku inget ketika kamu rela nungguin aku pulang saat kuliah disore hari (padahal waktu itu kamu ga ada kuliah), aku ingat ketika kamu mangil aku dengan sebutan 'sayang' di telepon. Aku juga masih ingat ketika kamu menatap aku lembut, tersenyum manis (mungkin senyum termanis yg pernah aku liat), ngeliatin cara aku makan, buru-buru ngasih minum ke aku waktu aku tersedak, buru-buru nyuruh aku minum obat waktu kamu tahu kalau badan aku drop. hhhmmm seandainya kamu tahu kalau perhatian kamu membuat aku grogi dan kangen akan sosokmu.
Maafkan aku jika selama kita kenal aku selalu menyakitimu, maaf karena aku tak bisa membalas perasaanmu, maaf jika aku tak pernah memperdulikan kamu, tak pernah menganggap kamu ada. Tak pernah ingin tau usahamu berkorban untukku, Maaf jika aku hanya bisa mengucapkan kata ini di depan pusaranmu. Maafkan aku..
Seandainya waktu bisa berputar ulang, seandainya Tuhan masih memberiku kesempatan, aku ingin membalas semua yang telah kamu lakukan untukku. Aku ingin membuat kamu bahagia walaupun cuma sebentar. Aku ingin kita sama-sama merasakan hal yang sama sayang. Tapi (mungkin) inilah jalan yang terbaik yang Tuhan berikan untukmu, mungkin Tuhan tak ingin melihatmu sakit karena berada di dekatku, mungkin juga tak ingin melihatmu kecewa karena sikap yang telah ku lakukan terhadapmu, atau mungkin Tuhan ingin melihat kebahagiaanmu secara dekat dan memberikan tempat yang IA janjikan untuk umatnya.
Dan kini aku tak bisa lagi mendapatkan semua perhatian kamu, semua kasih sayang kamu, tak bisa lagi mendengar suara kamu, mendengar tawa kamu, mendengar kamu memanggil aku dengan sebutan ‘sayang’, tak bisa lagi melihat tingkah polahmu yang begitu konyol. kamu tahu aku kangen kamu, kangen waktu kita bersama. Seandainya kamu masih ada didunia ini, seandainya kamu masih ada disamping aku..
Maafin aku..

Dari seseorang yang menyesal karena telah mengabaikan mu.

Kamis, 25 Juli 2013

APAKAH HARUS DI INGKARI ?

Masih banyak yang sayang sama kamu, jadi kenapa kamu tetep bertahan untuk mencintai dan menyayangi orang yang bahkan tak peduli lagi dengan perasaan mu ? iklasin dia biarkan dia bahagia bersama seseorang yang menjadi pilihannya dan aku yakin kamu akan bahagia tanpa dia, dan aku juga yakin kamu bisa menemukan seseorang yang begitu menyayangi dirimu”
Haruskah aku mengiklaskannya ?? Iklas !! ya !! dari aku kecil sampai aku segede gini aku selalu diajarin untuk selalu iklas, bahkan ketika pelajaran agamapun selalu diajarkan kata iklas. Sederhana bukan?? Cuma satu kata dan Cuma terdiri dari lima huruf tapi begitu besar artinya dan susah untuk melakukannya. Aku selalu berusaha untuk tetap selalu iklas dalam keadaan apapun itu yang terjadi. Tapii… apakah aku sekarang harus benar-benar mengiklaskan diia ?? apakah aku bisa untuk itu ? apakah aku akan sanggup?? Lalu bagaimana janji dengan yang telah diucapkan itu ??
Sebuah janji yg bahkan aq sendiri tak pernah tahu sampai kapan aku bisa bertahan dengan janji ini .. mencoba menepati semua janji yang telah terucap yang bahkan dia sendiri tak ingin tau usahaku dan tak ingin menepati janji yang dia ucapkan .. lalu salahkan aku dan dosakah diriku jika janji ini ku ingkari Tuhan ??
Rasanya begitu sakit ketika aku memperjuangkan semua ini yang bahkan orang yang aku perjuangkan tak pernah ingin tahu.. bolehkah aku mengingkari semua ini Tuhan ??
Jikaulau aku boleh jujur aku memang masih menyayangi dia dan ingin semua kembali lagi seperti dulu… tapi semua kini telah berakhir lalu apakah janji yang telah terucap akan berakhir pula ??
Ya Tuhan .. haruskah aku merebutnya dari orang lain yang sekarang berada disampingnya? Padahal dia sudah bahagia bersama orang itu ?? haruskah aku menghancurkan kebahagiaan mereka Tuhan ?? lalu manusia macam apa diriku ini yang tega menghancurkan kebahagiaan orang lain ?
Tuhan ..
Kenapa begitu sulit untuk melupakan dan kenapa begitu sakit untuk terus diperjuangkan ? Mengiklaskan dirinya mungkin itu memang yang terbaik tapi apakah mengingkari sebuah janji itu juga yang terbaik ?? bukankah sebuah janji harus ditepati ?? YaTuhan beri diriku jawaban untuk semua ini ..

Minggu, 21 Juli 2013

JUST YUO ..


Semuanya masih sama ! ya !! masih sama seperti dulu, masih tentang kamu, kamu dan selalu kamu..
Disetiap sudut-sudut bangunan ini, diruang kelas ini, ditempat setiap kali kita bertemu, dijalan yang setiap kali kita lalui, ditempat favorit dimana aku selalu memperhatikan sosokmu, ditempat makan yang setiap kali aku dan kamu bertemu, semuanya tanpa terkecuali masih tentang kamu.
Suaramu, kasih sayangmu, perhatianmu, canda tawamu masih kurasa hingga saat ini. Kamu yang Mengenalkan aku apa itu cinta dan apa itu rasa sakit. Kamu .. ya ! kamu !
Kamu .. yang cuma terdiri dari empat huruf, satu kata tapi mampu membuat aku galau, membuat aku cemburu, membuat aku menangis, membuat aku rindu dan membuat aku bahagia.
Kamu .. yang mempunyai arti penting didalam hidup aku
Kamu .. yang udah membuat aku jatuh cinta
Kamu .. tak begitu sempurna, tak begitu rupawan tapi mampu membuat ku tertarik akan sosok dirimu
Kamu .. adalah apa yang selalu aku tulis tapi kamu tak pernah bisa membaca itu
Aku tak tahu semua ini sampai kapan, tapi yang sekarang aku rasakan, aku benar-benar kangen kamu.
Kangen kamu yang sok cuek padahal selalu memberi perhatian
Kangen kamu yang selalu diam padahal peduli
Kangen kamu yang pura-pura angkuh padahal selalu senyum
Dan aku selalu kangen tingkah konyolmu saat berada disampingku
I miss you dear ..

Selasa, 09 Juli 2013

Aku menyayangi dirinya

Dimatamu,
Aku mungkin saja hanya sebuah ilusi atau bahkan sebuah mimpi belaka. Tapi aku tak peduli karena bagiku, rindu ini begitu jelas untuk dirimu
Aku merasakan sesuatu saat ini, rindu akan hadirmu, rindu melihat dirimu, dan rindu akan senyuman mu. Hangatnya belaian tanganmu dipipiku masih sangat ku rasakan hingga saat ini. Hari ini mentari bersinar cerah, aku berharap diriku akan secerah mentari itu. Yang akan terus menyinari dirimu.
Mengapa harus terjadi? Dan apa yang sebenarnya terjadi?
Dirimu begitu cepat masuk kedalam hidup ku.Tapi, apakah pantas aku seperti ini. Apakah hanya waktu yang bisa menjawabnya. Hatiku yang terbelenggu tidak bisa dibohongi oleh perasaan ini. Jika kamu tidak ada mengapa mata ini selalu ingin mencari untuk melihatnya. Jika kamu berbicara mengapa telinga ini igin selalu mendengarnya. Jika tangan ini dingin mengapa selalu ingin digenggamnya.
Ya Allah berilah petunjuk kepada diriku ini. Apakah aku salah seperti ini?
Salahkah diriku menyayangi dirinya..???