Untuk
kamu mr. Y, seseorang yang tak lagi bisa kumiliki, seseorang yang selalu aku
rindukan.
Semuanya udah cukup sampai
disini, rasa sakit yang aku rasakan saat mengingatmu dan perjuangan aku buat mempertahanin
semua harus aku akhiri sampai disini. Aku menyerah untuk mencintai dan
menyayangimu.
Kamu yang dengan kekuatanmu mampu
membuat aku sakit, kamu yang dengan kekuatanmu menghancurkan diriku, Kamu yang
dengan kekuatanmu mengecewakan aku, kamu yang dengan kekuatanmu selalu
mempermainkan perasaanku. Belum puas kamu menyakiti aku ? belum puas kamu
melihat aku menangis sayang?
Aku berjuang untukmu, aku
meninggalkan keinginan orang yang menyayangi diriku demi kamu [tapi itu dulu],
sekarang [maaf sayang] aku tak bisa melihat kebelakang lagi, aku tak bisa lagi
mempertahankan kamu, aku tak bisa lagi memperjuangin kamu, biarlah kenangan
‘kita’ terhapus oleh waktu karena aku tak bisa menjaga kenangan itu lagi.
sekarang aku ingin berjuang buat masa depan aku, aku ingin berjuang buat
kebahagiaan aku, buat orang-orang yang aku sayang, buat orang-orang yang
menyayangi dan mencintaiku.
Jika kamu bertanya tentang janji
‘kita’, aku akan jawab aku menyerah. Selama ini aku selalu nepatin janji ‘kita’
tapi kamu acuh dan tak peduli tentang janji ‘kita’. Kamu pura-pura tuli ketika
aku membahas semua itu. Kamu sok sibuk! Jadi sekarang lebih kita berjuang untuk
masing-masing kebahagiaan kita. Aku berdo’a untuk semua kebahagiaan kamu, untuk
semua cita-cita kamu, untuk semua impian kamu sayang. semoga kamu menemukan
seseorang yang lebih segalanya dari aku. Hanya satu pintaku, ketika kamu tlah
bersama wanita lain aku mohon jangan bawa mimpi ‘kita’ ke-hubungan kalian.
Biarlah mimpi ‘kita’ menjadi kenangan yang tak diketahui orang lain selain
kita. Selamat tinggal, sampai berjumpa dikehidupan yang berbeda.
Dari wanita yang selama ini
berjuang untukmu, wanita yang selama ini selalu kamu sakiti, dari wanita yang
sampai sekarang ‘sesungguhnya’ masih menyayangi dirimu.